Beberapa minggu ini saya sedang beres-beres untuk pindah rumah, memilah barang mana yang masih terpakai dan mana yang harus dilepas, tapi kulit saya malah lebih dulu yang ‘protes’ duluan.
Jarak kerja 1,5 jam sekali jalan, sampai rumah sudah lelah, tapi tetap lanjut angkat kardus sampai jam 11 malam, kebun kecil belakang rumah jadi terlupakan berhari-hari.
Leher dan tangan yang paling parah, hampir tiap malam saya garuk sampai terbangun sendiri, pelembap sudah dipakai tapi gatalnya tetap balik begitu badan kelelahan. Rasanya aneh, saat sedang berusaha membenahi hidup, justru kulit yang ‘tidak mau diajak kompromi’.
Baru selesai 15 kardus dari semua yang harus dikemas, sisanya masih menumpuk di sudut kamar, saya jalani saja pelan-pelan sambil menahan gatal yang datang tanpa kenal waktu.
