← Daftar

Bersama ›Kiat Saya

[Hemat] Stop 1 polis, premi Rp1.850.000 gak jadi keluar

Setelah pensiun, waktu luang jadi lebih banyak, jadi saya pakai untuk memeriksa ulang polis yang selama ini jalan begitu saja tanpa pernah dibaca detail.

Saya punya BPJS Kesehatan kelas 2 dan dua polis asuransi swasta, satu rawat inap dan satu lagi asuransi jiwa yang dulu ikut karena diajak tetangga.

Satu sore saya keluarkan semua buku polis, lalu dicatat satu per satu:

– premi tahunan
– manfaat yang ditanggung
– masa tunggu
– pengecualian

Yang rawat inap ternyata banyak tumpang tindih dengan BPJS, bedanya cuma di kamar yang lebih nyaman, sementara premi yang harus dibayar Rp1.850.000 per tahun dan masa tunggu sampai 90 hari untuk penyakit tertentu.

Polis itu yang akhirnya saya hentikan, bukan yang jiwa, karena manfaatnya beda dan tidak tergantikan BPJS.

Teleponnya ke customer service agak lama, nunggu sekitar 20 menit baru tersambung, tapi prosesnya sendiri tidak serumit yang saya kira, cuma isi formulir pembatalan lalu tunggu surat konfirmasi.

Uang premi yang tadinya keluar itu sekarang saya alihkan ke tabungan, jadi tidak perlu lagi pecah simpanan lain yang sempat saya pikirkan.

Catatan untuk diri sendiri, jangan buru-buru berhenti sebelum membandingkan manfaat dengan BPJS satu per satu, karena ada bagian yang ternyata tidak ditanggung BPJS sama sekali.

Komentar 0

  • Belum ada komentar.
Lihat semua tulisan →